Mama. . . . . .
Walau aku tak bersamamu
Walau aku tak disampingmu
Walau aku jauh di rantauan
Pada hari yang special berbahagia ini
Aku ingin capkan “terimakasih”
Mama. . . .. . .
Pada hari ini ku ingin persembahkan sebuah puisi untukmu
Mama,..
Kau bagaikan matahari
Yang selalu menerangi setiap ruang gelapku
Kau tetap tersenyum walaupun hujan mengaburkanmu
Walaupun malam menenggelamkanmu
Kau tetap menerangi hari-hariku
Karena engkau adalah matahariku
Karena engkau adalah pelita hidupku
Mama,..
Kau menjadi inspirasi bagiku
Untuk terus bangkit
Untuk terus berdiri dan
Untuk terus berjalan
Kau menjadi pompa semangatku
Dan kau adalah hidupku
Aku tak tahu mama
Apa yang akan terjadi padaku
Jika tuhan memisahkan kita
Mama,..
Aku ingin selalu bersamamu
Mendengar suaramu sepanjang waktu
Melihat senyum yang selalu terukir dari bibirmu
Aku sangat bersyukur pada allah
Karena dia telah melahirkanku dari rahimmu
Karena dia telah menganugrahiku seorang mama sepertimu
Mama,..
Satu hal yang harus kau tahu
Aku akan selalu mencintaimu
I LOVE YOU MAMA
By : Arnold)*
Semua tulisan dalam blog ini bisa Anda baca. Semua tulisan yanga da di dalam blog ini adalah karya Pribadi.
Kamis, 14 April 2011
Minggu, 27 Maret 2011
Pesta Miras
Tet. . . Tet. . . Tet… Telepon genggam saya bunyi. Bapak saya melalui telepon genggam saya, memanggil saya dari jayapura, bapak saya menyuruhku untrue datang bersama dengan kakak saya yang bernama Mathew (nama Samaran). Kemudian saya menelpon kakak saya Mathew lalu karena kakak saya juga tempat tinggalnya agak jauh dari tempat tinggal saya. Setelah menelpon kakak saya, saya pun langsung turun ke jalan raya untuk menunggunya.
Sesampainya saya di jalan raya, terlihat mobil Avanza berwarna abu-abu parkir di mata jalan masuk ke tempat tinggal saya. Saya menduga bahwa mobil yang di parkir itu mungkin oleh para pejabat atau orang-orang besar yang parkir sebab di tempat itu juga ada sebuah Rumah Makan (RM Surya).
Dalam beberapa menit saya memperhatikan dengan baik mobil itu serta orang yang berada di dalam mobil itu. Namun dugaan saya salah, karena ternyata dalam mobil itu terdengar suara musik yang di putar dari dalam mobil itu. Ada beberapa orang tertawa sambil mengiukuti irama music yang mereka pasang dalam mobil itu.
Tidak lama kemudian ada seorang pemuda yang usianya bila diperkirakan ± 28-30 Tahun menggocengi seorang gadis lalu datang dan berhenti dimana tempat yang sedang saya berdiri. Pemuda dan gadis yang tadi membawa sebuah botol yang didalamnya berisi bensin. Ternyata mereka parkir mobil itu karena kehabisan bahan bakar. Saat pemuda itu tiba, pintu itu terbuka. Lalu kemudian seorang wanita keluar dengan masih memakai baju dinas, artinya wanita itu bekerja di kantor.
Karena pintu mobilnya terbuka, saya mengarahkan padangan saya ke dalam mobil itu. Ternyata mobil itu dikendarai oleh seorang wanita juga. Wanita yang mengendarai mobil memegang rokok ditangan kirinya sambil menghisap rokok dan memegang HP yang bisa memutar video klip maupun lagu. Kemudian wanita itu memutarkan video klip. Lalu mereka tertawa-tawa di dalam mobil itu setelah menyaksikan tayangan yang ditayangkan dalam video klip itu.
Dalam beberapa menit saya memperhatikan dengan baik mobil itu serta orang yang berada di dalam mobil itu. Namun dugaan saya salah, karena ternyata dalam mobil itu terdengar suara musik yang di putar dari dalam mobil itu. Ada beberapa orang tertawa sambil mengiukuti irama music yang mereka pasang dalam mobil itu.
Tidak lama kemudian ada seorang pemuda yang usianya bila diperkirakan ± 28-30 Tahun menggocengi seorang gadis lalu datang dan berhenti dimana tempat yang sedang saya berdiri. Pemuda dan gadis yang tadi membawa sebuah botol yang didalamnya berisi bensin. Ternyata mereka parkir mobil itu karena kehabisan bahan bakar. Saat pemuda itu tiba, pintu itu terbuka. Lalu kemudian seorang wanita keluar dengan masih memakai baju dinas, artinya wanita itu bekerja di kantor.
Karena pintu mobilnya terbuka, saya mengarahkan padangan saya ke dalam mobil itu. Ternyata mobil itu dikendarai oleh seorang wanita juga. Wanita yang mengendarai mobil memegang rokok ditangan kirinya sambil menghisap rokok dan memegang HP yang bisa memutar video klip maupun lagu. Kemudian wanita itu memutarkan video klip. Lalu mereka tertawa-tawa di dalam mobil itu setelah menyaksikan tayangan yang ditayangkan dalam video klip itu.
Tidak lama kemudian datanglah seorang pria yang berbadan kekar dan masih memakai baju dinas. Anehnya, setelah pria itu tiba wanita yang tadinya duduk di depan bersama sopir, buka pintu dan keluar untuk menemui pria itu, setelah ditemuinya ia langsung memeluk dan menciumnya. Mereka tidak sadar karena otak dan pikiran mereka dikuasai oleh alcohol. Mereka saling memeluk dan berciuman, seakan-akan dunia milik mereka berdua.
Ow…….bisa juga yeah. Papua akan seperti apa jadinya. Seharusnya orang-orang yang sudha mengerti dan orang yang masuk dalam system pemerintahan itu memberikana contoh yang baik kepada masyarakat. Namun sebaliknya mala mereka yang merusak kehidupan.
Memalukan!! Sungguh memalukan. Masih dengan pakaiana dinas berpesta miras lalu melakukan hal-hal yang dinilai sangat menyimpang seperti berciuman dan berpelukan di tempat-tempat umum.
Arnold Belau
Kamis, 03 Maret 2011
KULIT HITAM, RAMBUT KERITING AKU PAPUA"
Saya sebagai putra Papua melihat, mengalami dan merasakan kebijakan undang-undang di negeri Papua sangat amat disayangkan kebijakannya yang diturungkan dari pemerintah pusat terhadap masyarakat Papua. Mengapa hal ini sangat disayangkan? karena pemerintah Papua sedang distir oleh undang-undang biadap atau anjing pelacak pemerintah Indonesia dalam alti pemerintah pusat yang mengatur semua kebijakan. Hal ini, dengan tujuan dan maksusud mengexproitasi sumber daya alam dan sumber daya manusia atas nama NKRI yang tidak tahu menghargai ekstensi manusia Papua. Salah satu hal yang hal negatif yang menghancurkan tanah Papua adalah kebijakan otonomi khusus bagi propinsi Papua.
Otonomi yang berlangsung di tanah Pupua adalah otonomi yang di imprementasikan untuk pejabat-pejabat Papua saja, Yang notabenenya hidup diatas penderitan rakayat kecil. dan lebih para lagi mereka menari-nari di atas penderitan Orang Papua dengan cara menghambur-hambur uang rakyat kecil dengan berpoya-poya dengan dan hidup di hotel-hotel dengan urusan yang tidak jelas.
Kulit hitam rambut keritin aku papua melihat dan menganalisa Kelemahan undang-undang yang diterapkan di tanah Papua membawa kebodohan terhadap pejabat yang bermental santai. Untuk itu, semua roda pemerintahan ini seharusnya di atur baik. kalau tidak kembalikan kemerdekan kebebasan kami untuk mengatur atau menata masa depan kami sebab kami bukan berkulit putih atau berkulit jawanesia tetapi kami orang Papua adalah kulit hitam ramput keriting yang bisa mengatur diri sendiri dan tidak perlu diatur atau distir oleh kolonialisme dan militelisme Indonesia terhadap di seluruh tanah Papua.
Kehadiran pemerintah Indonesia dengan segala perangkat kekuatan hukum, TNI dan Polri yang sedang menduduki Tanah Papua dan menjajah orang asli Papua sebagai pemilik negeri dan tanah ini sejak 1 mei 1963 sampai saat ini. Pemerintah Indonesia selama ini tampil sebagai pemilik kebenaran, pahlawan, pelindung, penyelamat dan pengayom masyarakat. Sebenarnya, pemerintah Indonesia mempunyai agenda besar dan jangka panjang seperti kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan dan pemusnahan etnis Melanesia secara sistematis dan struktural. Semua kejahatan dan ketidakadilan ini selalu dikemas atas nama pembangunann nasional dan keamanan nasional. Untuk membenarkan kekejaman dan kejahatan pemerintah Indonesia, orang asli Papua, pemilik negeri ini, diberikan stgma spratis, anggota OPM, dan pembuat makar yang nota benenya menggagu keamanan.
Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahaan (yohanes 10:10). Yesus tampil sebagi salah satu contoh figur yang perlu ditiru dan diandalkan dalam penyelamatan umat manusia yang tidak bersuara dari kebodohan, penindasan, penganiayaan, pemenjarahan umat Tuhan yang tidak berdosa. Maka itu, perlu adanya perdamaian yang fundamental dan hakiki. Kemudian bagi generasi penerus negeri ini, perlu melihat sandiwara Undang-undang yang diterapkan di Papua nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi Khusus bagi propinsi Papua yang sudah mati dan sudah dikuburkan itu sebagai salah satu contoh yang baik di analisa. Ketidakjelasan dalam pelaksanaan/imprementasi. Maka itu, pemerintah yang memegan otoritas kekuasan di negeri Papua perlu di tiru pembebasan tanah dan negeri ini dari figur di atas.
Dengan demikian, untuk suatu kehidupan yang baik dibutuhkan teladan dari para penguasa atau yang senior. Tetapi yang dibutuhkan adalah suatu sistem hukum yang keras. Penguasa atau pemimpin dapat dibuat baik dengan pendidikan tetapi yang lebih penting adalah sebuah sitem hukum yang tegas. Cara mengontrol kejahatan dan egoisme adalah dengan menghukum yang jahat dan menghadiahi yang baik. Di dalam sistem ini raja atau penguasa di tempatkan lebih rendah karena pejabat yang menawasi hukum dapat juga bertindak jahat dan egois.
Oleh: Ganewabega Domogaukiba Krismas Bagau
Otonomi yang berlangsung di tanah Pupua adalah otonomi yang di imprementasikan untuk pejabat-pejabat Papua saja, Yang notabenenya hidup diatas penderitan rakayat kecil. dan lebih para lagi mereka menari-nari di atas penderitan Orang Papua dengan cara menghambur-hambur uang rakyat kecil dengan berpoya-poya dengan dan hidup di hotel-hotel dengan urusan yang tidak jelas.
Kulit hitam rambut keritin aku papua melihat dan menganalisa Kelemahan undang-undang yang diterapkan di tanah Papua membawa kebodohan terhadap pejabat yang bermental santai. Untuk itu, semua roda pemerintahan ini seharusnya di atur baik. kalau tidak kembalikan kemerdekan kebebasan kami untuk mengatur atau menata masa depan kami sebab kami bukan berkulit putih atau berkulit jawanesia tetapi kami orang Papua adalah kulit hitam ramput keriting yang bisa mengatur diri sendiri dan tidak perlu diatur atau distir oleh kolonialisme dan militelisme Indonesia terhadap di seluruh tanah Papua.
Kehadiran pemerintah Indonesia dengan segala perangkat kekuatan hukum, TNI dan Polri yang sedang menduduki Tanah Papua dan menjajah orang asli Papua sebagai pemilik negeri dan tanah ini sejak 1 mei 1963 sampai saat ini. Pemerintah Indonesia selama ini tampil sebagai pemilik kebenaran, pahlawan, pelindung, penyelamat dan pengayom masyarakat. Sebenarnya, pemerintah Indonesia mempunyai agenda besar dan jangka panjang seperti kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan dan pemusnahan etnis Melanesia secara sistematis dan struktural. Semua kejahatan dan ketidakadilan ini selalu dikemas atas nama pembangunann nasional dan keamanan nasional. Untuk membenarkan kekejaman dan kejahatan pemerintah Indonesia, orang asli Papua, pemilik negeri ini, diberikan stgma spratis, anggota OPM, dan pembuat makar yang nota benenya menggagu keamanan.
Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahaan (yohanes 10:10). Yesus tampil sebagi salah satu contoh figur yang perlu ditiru dan diandalkan dalam penyelamatan umat manusia yang tidak bersuara dari kebodohan, penindasan, penganiayaan, pemenjarahan umat Tuhan yang tidak berdosa. Maka itu, perlu adanya perdamaian yang fundamental dan hakiki. Kemudian bagi generasi penerus negeri ini, perlu melihat sandiwara Undang-undang yang diterapkan di Papua nomor 21 tahun 2001 tentang otonomi Khusus bagi propinsi Papua yang sudah mati dan sudah dikuburkan itu sebagai salah satu contoh yang baik di analisa. Ketidakjelasan dalam pelaksanaan/imprementasi. Maka itu, pemerintah yang memegan otoritas kekuasan di negeri Papua perlu di tiru pembebasan tanah dan negeri ini dari figur di atas.
Dengan demikian, untuk suatu kehidupan yang baik dibutuhkan teladan dari para penguasa atau yang senior. Tetapi yang dibutuhkan adalah suatu sistem hukum yang keras. Penguasa atau pemimpin dapat dibuat baik dengan pendidikan tetapi yang lebih penting adalah sebuah sitem hukum yang tegas. Cara mengontrol kejahatan dan egoisme adalah dengan menghukum yang jahat dan menghadiahi yang baik. Di dalam sistem ini raja atau penguasa di tempatkan lebih rendah karena pejabat yang menawasi hukum dapat juga bertindak jahat dan egois.
Oleh: Ganewabega Domogaukiba Krismas Bagau
Minggu, 27 Februari 2011
Berlari Mencari Belahan Jiwa
Tet. . . Tet. . . Tet… Telepon genggam saya bunyi. Bapak saya melalui telepon genggam saya, memanggil saya dari jayapura, bapak saya menyuruhku untrue datang bersama dengan kakak saya yang bernama Mathew (nama Samaran). Kemudian saya menelpon kakak saya Mathew lalu karena kakak saya juga tempat tinggalnya agak jauh dari tempat tinggal saya. Setelah menelpon kakak saya, saya pun langsung turun ke jalan raya untuk menunggunya.
Sesampainya saya di jalan raya, terlihat mobil Avanza berwarna abu-abu parkir di mata jalan masuk ke tempat tinggal saya. Saya menduga bahwa mobil yang di parkir itu mungkin oleh para pejabat atau orang-orang besar yang parkir sebab di tempat itu juga ada sebuah Rumah Makan (RM Surya). Dalam beberapa menit saya memperhatikan dengan baik mobil itu serta orang yang berada di dalam mobil itu. Namun dugaan saya salah, karena ternyata dalam mobil itu terdengar suara musik yang di putar dari dalam mobil itu. Ada beberapa orang tertawa sambil mengiukuti irama music yang mereka pasang dalam mobil itu.
Tidak lama kemudian ada seorang pemuda yang usianya bila diperkirakan ± 28-30 Tahun menggocengi seorang gadis lalu datang dan berhenti dimana tempat yang sedang saya berdiri. Pemuda dan gadis yang tadi membawa sebuah botol yang didalamnya berisi bensin. Ternyata mereka parkir mobil itu karena kehabisan bahan bakar. Saat pemuda itu tiba, pintu itu terbuka. Lalu kemudian seorang wanita keluar dengan masih memakai baju dinas, artinya wanita itu bekerja di kantor. Karena pintu mobilnya terbuka saya.
mengarahkan padangan saya ke dalam mobil itu. Ternyata mobil itu dikendarai oleh seorang wanita juga. Wanita yang mengendarai mobil memegang rokok ditangan kirinya sambil menghisap rokok dan memegang HP yang bisa memutar video klip maupun lagu. Kemudian wanita itu memutarkan video klip. Lalu mereka tertawa-tawa di dalam mobil itu setelah menyaksikan tayangan yang ditayangkan dalam video klip itu. Tidak lama kemudian datanglah seorang pria yang berbadan kekar dan masih memakai baju dinas. Anehnya, setelah pria itu tiba wanita yang tadinya duduk di depan bersama sopir, buka pintu dan keluar untuk menemui pria itu, setelah ditemuinya ia langsung memeluk dan menciumnya. Mereka tidak sadar karena otak dan pikiran mereka dikuasai oleh alcohol. Mereka saling memeluk dan berciuman, seakan-akan dunia milik mereka berdua.
Ow…….bisa juga yeah. Papua akan seperti apa jadinya. Seharusnya orang-orang yang sudha mengerti dan orang yang masuk dalam system pemerintahan itu memberikana contoh yang baik kepada masyarakat. Namun sebaliknya mala mereka yang merusak kehidupan.
Memalukan!! Sungguh memalukan. Masih dengan pakaiana dinas berpesta miras lalu melakukan hal-hal yang dinilai sangat menyimpang seperti berciuman dan berpelukan di tempat-tempat umum.
by : arnold Belau
Sesampainya saya di jalan raya, terlihat mobil Avanza berwarna abu-abu parkir di mata jalan masuk ke tempat tinggal saya. Saya menduga bahwa mobil yang di parkir itu mungkin oleh para pejabat atau orang-orang besar yang parkir sebab di tempat itu juga ada sebuah Rumah Makan (RM Surya). Dalam beberapa menit saya memperhatikan dengan baik mobil itu serta orang yang berada di dalam mobil itu. Namun dugaan saya salah, karena ternyata dalam mobil itu terdengar suara musik yang di putar dari dalam mobil itu. Ada beberapa orang tertawa sambil mengiukuti irama music yang mereka pasang dalam mobil itu.
Tidak lama kemudian ada seorang pemuda yang usianya bila diperkirakan ± 28-30 Tahun menggocengi seorang gadis lalu datang dan berhenti dimana tempat yang sedang saya berdiri. Pemuda dan gadis yang tadi membawa sebuah botol yang didalamnya berisi bensin. Ternyata mereka parkir mobil itu karena kehabisan bahan bakar. Saat pemuda itu tiba, pintu itu terbuka. Lalu kemudian seorang wanita keluar dengan masih memakai baju dinas, artinya wanita itu bekerja di kantor. Karena pintu mobilnya terbuka saya.
mengarahkan padangan saya ke dalam mobil itu. Ternyata mobil itu dikendarai oleh seorang wanita juga. Wanita yang mengendarai mobil memegang rokok ditangan kirinya sambil menghisap rokok dan memegang HP yang bisa memutar video klip maupun lagu. Kemudian wanita itu memutarkan video klip. Lalu mereka tertawa-tawa di dalam mobil itu setelah menyaksikan tayangan yang ditayangkan dalam video klip itu. Tidak lama kemudian datanglah seorang pria yang berbadan kekar dan masih memakai baju dinas. Anehnya, setelah pria itu tiba wanita yang tadinya duduk di depan bersama sopir, buka pintu dan keluar untuk menemui pria itu, setelah ditemuinya ia langsung memeluk dan menciumnya. Mereka tidak sadar karena otak dan pikiran mereka dikuasai oleh alcohol. Mereka saling memeluk dan berciuman, seakan-akan dunia milik mereka berdua.
Ow…….bisa juga yeah. Papua akan seperti apa jadinya. Seharusnya orang-orang yang sudha mengerti dan orang yang masuk dalam system pemerintahan itu memberikana contoh yang baik kepada masyarakat. Namun sebaliknya mala mereka yang merusak kehidupan.
Memalukan!! Sungguh memalukan. Masih dengan pakaiana dinas berpesta miras lalu melakukan hal-hal yang dinilai sangat menyimpang seperti berciuman dan berpelukan di tempat-tempat umum.
by : arnold Belau
Bekas Goresan Lukaku Belum Sembuh
(Perkataan yang dikatakan oleh alam intan jaya, yang pernah disakiti dan diperkosa oleh PT.FI beberapa tahun silam yang beroperasi di Intan Jaya)
Goresan lukaku belum sembuh
Aku sudah kau hancurkan
Aku sudah kau rusakkan
Aku sudah kau lukai
Aku sudah kau sakiti
Aku sudah kau perkosa
Aku sudah kau siksa
Lukaku belum sembuh
Aku masih sakit
Cukup! cukup! cukuplah sudah….
Aku sudah tidak sanggup lagi
Aku sudah tak berdaya lagi. . .
Kau memang pengkianat
Kau pemeras hak hidupku
kau pembunuh generasi intan jaya
kau perusak intan jaya
cukup, cukup, dan cukuplah sudah............
By : Arnold Belau
Goresan lukaku belum sembuh
Aku sudah kau hancurkan
Aku sudah kau rusakkan
Aku sudah kau lukai
Aku sudah kau sakiti
Aku sudah kau perkosa
Aku sudah kau siksa
Lukaku belum sembuh
Aku masih sakit
Cukup! cukup! cukuplah sudah….
Aku sudah tidak sanggup lagi
Aku sudah tak berdaya lagi. . .
Kau memang pengkianat
Kau pemeras hak hidupku
kau pembunuh generasi intan jaya
kau perusak intan jaya
cukup, cukup, dan cukuplah sudah............
By : Arnold Belau
When You say I Love You
When You Say I Love You. . . . .
Terasa puas hatiku
Terasa dicintai oloehnya
Terasa ada perhatian darinya
Terasa disayangi olenya
Terasa dikasihi olehnya
When you say I love you
Aku selalu terasa berada di pelukan cintamu
Aku selalu terasa disayangi olehmu
Aku selalu terasa dirangkul oleh cinta dan kasihmu
Aku selalu terasa aman oleh cintamu
Bisakah semua cinta, kasih sayang, dan perhatian yang kau beri itu bisa bertahan sampai akhir hayatku?
Bisakah semua cinta, kasih sayang, dan perhatian yang kau beri itu bisa bertahan hingga aku pergi dari dunia ini?
Arnold Belau)*
Sabtu, 26 Februari 2011
Bertahan Dan Hanya Bisa Menunggu
Aku Terperangkap lagi dalah penjara waktu lagi
Aku terjerat lagi dalam kepungan arus waktu
Aku tak sudi bertahan, dan bertahan
aku pun tak sudi menunggu, menunggu dan menunggu
Aku tak sudi untuk berharap dan berharap
Karena . . . . . . . .
Harapan saya belum bisa terjawab oleh waktu
Waktu belum bisa berikan jawaban yang pasti
Waktu belum bisa menjawab pertanyaanku
Waktu tak mungkin mengobati kerinduanku ini
Aku tak mampu menunggu menunggu dan menunggu
Akutak mampu menunggu bersama arusnya waktu
Aku tak sanggup menunggu harapanku
Aku tak mampu menunggu impianku
Aku tak mampu menuggu harapan yang belum pasti
Aku tak mampu menunggu harapan yang belum tentu memuaskan hatiku
Tak mampu menunggu harapan yang tak mampu mengobati sumuanya….
aku berharap kamu bisa mengerti. . . . . .
Arnold Belau)*
Sistem Seleksi KPU Kabupaten Intan Jaya Dipertanyakan Karena Diseleski Tanpa Sepengetahuan Publik
Sisitem seleksi Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten (KPU) Intan Jaya perlu dipertanyakan, sebab diseleksi tanpa sepengetahuan publik. Diseleksi secara tertutup. Sistem penyeleksian KPU di kabupaten Intan Jaya dipertanyakan terus, sebab pemda belum pernah mengeluarkan amanat umum atau pengumuman penyeleksian KPU kabupaten Intan Jaya.
Sebaiknya pengumuman seleksi KPU kabupaten Intan Jaya harus dilakukan dengan mengeluarkan pengumuman baik lewat media massa baik elektronik maupun media massa cetak, dan juga melalui pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan secara resmi oleh kantor-kantor pemerintah.
Jika seleksinya tanpa pengumuma-penguman maupun instruksi secara resmi atu dilakukan secra tertutup, maka dengan akal sehat kita bisa katakan bahwa ada sesuatu yang tersembunyi di balik semuanya itu. Seleksi KPU harus dilakukan dengan jujur tanpa mementingkan pihak tertentu, sebab Intan Jaya merupakan daerah yang baru dimekarkan maka diharpkan supaya dapat menjalankan tugas dalam birokrasi di Intan Jaya dengan baik, sebab jika tidak untuk kedepannya jalannya birokrasi akan lebih rusak, karena pondasi atau dasar yang tidak kuat. Artinya bahwa karena ini merupkan seleksi KPU perdana sehingga harus diseleksi dengan baik sesuai prosedur yang ada tanpa memetingkan oknum-oknum tertentu, maupun pihak-pihak tertentu karena dengan cara seperti ini akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan daerah Intan Jaya.
Sebaiknya pengumuman seleksi KPU kabupaten Intan Jaya harus dilakukan dengan mengeluarkan pengumuman baik lewat media massa baik elektronik maupun media massa cetak, dan juga melalui pengumuman-pengumuman yang dikeluarkan secara resmi oleh kantor-kantor pemerintah.
Jika seleksinya tanpa pengumuma-penguman maupun instruksi secara resmi atu dilakukan secra tertutup, maka dengan akal sehat kita bisa katakan bahwa ada sesuatu yang tersembunyi di balik semuanya itu. Seleksi KPU harus dilakukan dengan jujur tanpa mementingkan pihak tertentu, sebab Intan Jaya merupakan daerah yang baru dimekarkan maka diharpkan supaya dapat menjalankan tugas dalam birokrasi di Intan Jaya dengan baik, sebab jika tidak untuk kedepannya jalannya birokrasi akan lebih rusak, karena pondasi atau dasar yang tidak kuat. Artinya bahwa karena ini merupkan seleksi KPU perdana sehingga harus diseleksi dengan baik sesuai prosedur yang ada tanpa memetingkan oknum-oknum tertentu, maupun pihak-pihak tertentu karena dengan cara seperti ini akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan daerah Intan Jaya.
Samapai-sampai menetapkan 11 anggota KPU, itu kan aneh. Penetapan 11 besar anggota KPU ini perlu di pertanyakan. Karena penetapan itu harus dilakukan secara terbuka. karena jiak tidak maka akan terjadi manipulasi politik yang tidak sehat. Dan akibatnya akan berdampak peda pembangunan kabupaten Intan Jaya.
Tim Seleksi calon anggota KPUD Intan Jaya, yang menetapkan 11 orang calon anggota KPUD Iantan Jaya, Tim Seleksi dinilai sudah melanggar aturan. Seharusnya penetapan calon anggota KPU Tahap kedua hanya 10 Orang, tetapi dalam kenyataannya, tim seleksi menetapkan 11 orang calon anggota KPUD Intan Jaya. Ini berarti manipulasi politik sedang terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Jika tim seleksi KPUD menetapkan ke-11 orang itu maka, dengan tegas “harus ditolak supaya direvisi ulang”. Sebab ini tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Dan hal ini perlu diperhatikan oleh semua pihak, jangan kita tutup mata terhadap hal-hal seperti ini. Sebelum mengumumkan hasil seleksi anggota KPU Intan Jaya, DPRD kabupaten Intan Jaya diharapkan supaya dapat meninjau labih awal sebelum pengumuman hasil seleksi tersebut.
Diharapkan juga bahwa hasilnya dari pada seleksi anggota KPU Intan Jaya itu orang asli Intan Jaya yang harus diutamakan dan bila perlu semuanya adalah orang asli Intan Jaya, bukan orang dari luar Intan Jaya.
By : Arnold Belau)*
Langganan:
Postingan (Atom)






